Bikin Heran: Malinau Pinggiran Hutan Belantara, Harga Kayu Justru Selangit

MALINAU(KALTARA) – Ironis memang. Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, yang dikelilingi hutan belantara dan dipenuhi perusahaan eksploitasi kayu log serta maraknya pabrik pengolahan (moulding), justru menghadapi harga kayu yang melambung tinggi.

Di pasaran lokal, sebatang kayu berukuran 5x10x4 meter dibanderol Rp50.000 hingga Rp60.000. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apa penyebabnya, dan mengapa kayu yang bersumber langsung dari hutan sekitar Malinau justru dijual begitu mahal?

Padahal, rantai distribusi di wilayah ini seharusnya lebih singkat dibanding daerah lain yang tidak memiliki hutan produksi. Fakta tersebut memunculkan dugaan adanya permainan harga, biaya distribusi yang tidak wajar, hingga kebijakan yang tidak berpihak pada warga lokal.

Fenomena ini menambah daftar panjang ironi daerah kaya sumber daya alam, namun masyarakat setempat justru kesulitan menikmati hasilnya dengan harga yang terjangkau.*

Wartawan: Selamat.AL


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca