Setulang, Malinau – Destinasi Wisata Tane Olen yang berada di Desa Wisata Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, ramai dikunjungi wisatawan selama libur Natal. Sejak 25 hingga 27 Desember 2025, jumlah pengunjung tercatat telah mencapai ribuan orang.
Hal tersebut disampaikan oleh Pak Yan, salah satu petugas wisata Tane Olen. Menurutnya, wisatawan yang datang berasal dari berbagai wilayah, termasuk dari Kecamatan Malinau Kota, di antaranya Rojab dan Zahwa.
“Kunjungan wisatawan cukup ramai. Lokasi wisata tetap terjaga kebersihannya dan suasananya masih asri,” ujar Pak Yan.
Daya tarik utama Wisata Tane Olen adalah keberadaan ribuan ikan di Sungai Setulang, seperti ikan salap, ikan pelian, dan ikan bencayon.
Wisatawan diperbolehkan memberi makan ikan serta berenang bersama ikan, sehingga memberikan pengalaman wisata alam yang unik dan menyenangkan.
Pengelola wisata juga menegaskan bahwa ikan-ikan tersebut tidak diperbolehkan untuk dipancing, dijala, dipukat, maupun diracun. Larangan tersebut telah tercantum jelas di papan informasi, dengan denda yang dapat mencapai Rp20 juta bagi pelanggar.
Sebagai upaya pelestarian, pada April 2025 lalu telah dilakukan pelepasan bibit ikan secara simbolis sebanyak sekitar 2.500 ekor. Saat ini, jumlah ikan di Sungai Setulang terus bertambah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Banyak pengunjung mengaku senang dapat melihat langsung ribuan ikan dan merasakan sensasi berenang bersama ikan di alam terbuka.
Sumber: Anwar
Ketua Relawan
Wartawan: Selamat.AL
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
