Respon Positif Gagasan Dubes Seychelles, Gubernur Instruksikan Perangkat Daerah Segera Bentuk Tim

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., merespons positif gagasan yang disampaikan Duta Besar (Dubes) Negara Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, saat berkunjung ke Kaltara, Senin (21/7/2025) pagi.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera membentuk tiga tim kerja yang berfokus pada pengembangan ekonomi, konservasi, dan pariwisata. Tim tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Provinsi Kaltara.

“Untuk segera dipimpin Pj. Sekprov untuk membentuk tim kecil seperti tim konservasi, tim pariwisata desa adat. Minimal tiga tim harus segera dibentuk,” ujar Gubernur Zainal.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dubes Nico Barito. Sebelumnya, pertemuan dengan Dubes juga telah dilakukan di Jakarta untuk membahas peluang kerja sama yang dapat mendorong kemajuan Kaltara.

Pemprov Kaltara, kata Gubernur, telah menjalin kerja sama di tingkat regional maupun bilateral, seperti melalui forum Sosek Malindo dan BIMP-EAGA, serta terlibat dalam program “Heart of Borneo” yang menitikberatkan pada konservasi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan perbatasan.

Selain itu, Gubernur menekankan bahwa Kaltara memiliki potensi budaya yang kaya, dengan keberadaan suku Bulungan, Tidung, dan Dayak yang memunculkan ragam seni, tradisi, dan budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata.

Hadirnya Dubes Nico Barito dinilai akan sangat membantu pengembangan potensi tersebut melalui gagasan dan pengalaman yang dimilikinya di bidang perbankan, lingkungan hidup, sumber daya alam, mineral, investasi, hingga pariwisata.

“Terima kasih kepada Bapak Dubes yang telah berkenan hadir di Kalimantan Utara untuk memberikan arahan dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membangun Kalimantan Utara,” ucap Gubernur Zainal.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Seychelles Nico Barito menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemprov Kaltara dan masyarakat di Tarakan maupun Tanjung Selor. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, pariwisata, dan investasi jika dikelola dengan tepat dapat memberikan manfaat ekonomi besar sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Ia juga menyampaikan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pengelolaan konservasi sehingga hasilnya dapat terjaga untuk jangka panjang. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah peluang kerja sama dengan perbankan untuk membentuk dana konservasi dan dana pengembangan.

“Jika sistem ini diterapkan, maka Kaltara tidak akan kekurangan sumber daya hingga masa depan,” kata Nico Barito.

Sumber: DKISP Prov. Kaltara


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca