NUNUKAN – Capaian membanggakan diraih kafilah Kabupaten Malinau pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) I serta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mualaf ke‑V tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Malinau sukses menempati peringkat keempat, naik dari posisi kelima tahun lalu.
Prestasi ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malinau terhadap pembinaan tilawatil Qur’an dan kerja keras jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau di bawah kepemimpinan Drs. H. Kamran Daik, M.Si., yang baru menjabat empat bulan, namun telah mampu membawa kafilah Malinau meraih hasil signifikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., hadir langsung pada malam penutupan STQH dan MTQ Mualaf di Kabupaten Nunukan, Sabtu (19/7/2025), mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi tinggi.

“Kami ucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan STQH pertama dan MTQ Mualaf kelima di Nunukan. Dari sini kita banyak belajar. Terima kasih kepada seluruh peserta dan jajaran LPTQ Malinau yang telah bekerja keras. Tahun depan, sebagai tuan rumah, kita targetkan bisa masuk tiga besar,” tegas Sekda Ernes.
Dukungan Pemerintah dan Perhatian Bupati
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah. Ketua LPTQ Malinau, H. Kamran Daik, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, LPTQ Kabupaten Malinau meraih juara 4 se‑Kaltara, dengan 4 orang juara 1—peringkat kedua terbanyak setelah Bulungan. Semua ini berkat support dan perhatian pemerintah daerah, khususnya Bapak Bupati Wempi W. Mawa, Wabup Jakaria, dan Sekda Ernes Silvanus yang telah memberikan perhatian, termasuk dukungan anggaran,” ujar Kamran.
Ia juga menyebut, komitmen pemerintah ditunjukkan dengan hadiah, Umroh ke Tanah Suci Makkah., bagi empat orang peraih juara 1, seperti yang telah diumumkan Bupati Wempi saat pembukaan MTQ di Malinau dan saat pelepasan kafilah beberapa waktu lalu.
Kerja Keras Ketua LPTQ yang Baru Menjabat
Meski baru empat bulan memimpin LPTQ Malinau, Kamran berhasil membangun semangat kebersamaan dan pembinaan yang efektif. Ia mengaku terharu melihat para peserta berbaur tanpa sekat, penuh kekeluargaan, dan tampil maksimal membawa nama baik daerah.
“Saya bangga atas semangat kafilah Malinau. Ini buah kerja keras kita bersama. InsyaAllah ke depan kita akan lebih baik lagi,” tutupnya.
Prestasi ini menjadi awal dari langkah besar Malinau sebagai tuan rumah STQH tahun depan—sebuah momentum untuk menunjukkan kapasitas penyelenggaraan sekaligus meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi.*
Redaksi: teropongkaltara.com/@kominfo_malinau
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.