MALINAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui serangkaian kegiatan kurikulum di tingkat SD dan SMP. Sejumlah program strategis dijalankan, mulai dari sosialisasi kebijakan, pelatihan berbasis digital, hingga pengembangan kurikulum muatan lokal.
Pertama, sosialisasi advokasi kurikulum digelar terpisah untuk jenjang SD dan SMP. Kegiatan ini bertujuan menerjemahkan kebijakan pendidikan nasional agar dapat diimplementasikan di sekolah. Selain itu, sosialisasi juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara dinas dan pihak sekolah terkait arah kurikulum, asesmen, dan mutu pendidikan.
Kedua, pelatihan pemanfaatan aplikasi digital diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan. Materi pelatihan meliputi penggunaan rapor pendidikan digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga pembelajaran berbasis e-koding. Dengan pelatihan ini, guru diharapkan lebih siap memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran sekaligus mendampingi rekan sejawat.
Ketiga, persiapan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi fokus peningkatan mutu pembelajaran. Sekolah diarahkan melakukan persiapan teknis maupun substantif agar pelaksanaan ANBK berjalan lancar, sekaligus menghasilkan data mutu pendidikan yang dapat dijadikan dasar intervensi kebijakan.
Keempat, pengembangan kurikulum Muatan Lokal (Mulok) mulai dilaksanakan. Tahun ini, Dinas Pendidikan Malinau telah menandatangani MoU dengan Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk penyusunan buku teks pelajaran mulok. Proses penyusunan melibatkan guru, akademisi, dan tokoh masyarakat, dengan fokus pada fase A hingga D (kelas I SD sampai kelas IX SMP). Saat ini, kegiatan masih pada tahap pengumpulan data dan penyusunan draft awal.
Kabid Dikdas Disdik Malinau, Parsi, S.Pd., M.H., menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjaga identitas lokal. “Kami ingin sekolah di Malinau tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu melestarikan budaya dan kearifan lokal melalui kurikulum,” ujarnya.
Dengan rangkaian program ini, Disdik Malinau optimistis dapat memperkuat mutu pendidikan di semua jenjang sekaligus membekali generasi muda dengan nilai budaya daerah yang berharga.*
Redaksi: Teropongkaltara.com
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
