Pelatihan Pengolahan Cokelat, Diharap Hasilnya Jadi Produk Khas Malinau

TeropongKaltara.com, MALINAU – Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Maylenty Wempi, membuka kegiatan Pelatihan Pengolahan Cokelat di Kantor PKK Kabupaten Malinau, Senin (19/5/2025). Diharapkan hasilnya dapat menjadi produk unggulan sekaligus oleh-oleh khas Kabupaten Malinau.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara TP PKK Malinau dengan Dinas Pertanian Malinau.

Maylenty menyampaikan, pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya Pokja III dalam rangka peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi keluarga, serta berkaitan dengan Pokja II yang berfokus pada Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah membuka ruang kolaborasi ini. Semoga energi positif ini dapat terus terjaga dan berlanjut ke kegiatan-kegiatan lainnya,” ujar istri Bupati Wempi W Mawa itu.

Diharapkan, agar ke depan kegiatan serupa juga dapat melibatkan Organisasi Perangkt Daerah (OPD) lainnya, seperti Dinas Tenaga Kerja dan instansi-instansi terkait lainnya dalam kolaborasi bersama TP PKK Kabupaten Malinau, untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat.

Kepada para narasumber, Maylenty juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan mereka untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan keahlian kepada para peserta pelatihan.

Dia juag mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Mari kita manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya. Perlu kita ingat, bahwa ilmu adalah investasi yang tak tergantikan. Jangan takut untuk belajar dan terus berkembang,” ujarnya.

Pelatihan pengolahan cokelat ini diikuti 20 peserta yang berasal dari empat kecamatan. Peserta dipilih berdasarkan latar belakang dan komitmen mereka dalam pengembangan usaha dan produk lokal.

Harapannya, melalui pelatihan ini, cokelat dapat menjadi produk unggulan sekaligus oleh-oleh khas Kabupaten Malinau.

“Tepuk tangan untuk para peserta terpilih. Kami percaya bahwa Bapak dan Ibu memiliki kemampuan dan semangat untuk mengembangkan potensi cokelat Malinau ke depan,” seru Maylenty, memberi semangat. (kominfo malinau)


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca