Jon Ifung: Apel Gabungan Korpri Bukan Sekadar Seremonial Rutin

TUNTUT TANTANGAN : Jon Ifung, tahun 2025 adalah tahun yang menuntut tantangan. Kita dituntut untuk bekerja lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih responsif dalam melayani masyarakat. (foto: ist)

MALINAU – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jon Ifung, menegaskan bahwa apel gabungan Korpri bukan sekadar seremonial rutin, melainkan momen krusial untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan disiplin ASN (Aparatur Sipil Negara).

Penegasan itu disampaikannya saat memimpin upacara gabungan Korpri di Kantor Bupati Malinau, Kamis (17/7/2025) pagi.

“Tahun 2025 adalah tahun yang menuntut tantangan. Kita dituntut untuk bekerja lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih responsif dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Jon Ifung pun mengingatkan kembali akan perannya sebagai pelaksana program pembangunan daerah dan teladan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan melayani.

Penekanan diberikan pada pentingnya menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

“Nilai-nilai ini harus tertanam dalam setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil,” tegasnya.

Selain itu, seluruh anggota Korpri diajak untuk terus meningkatkan kapasitas diri, terbuka terhadap perubahan, dan berinovasi dalam pelayanan publik.

Pesannya, agar tidak mudah puas dengan capaian yang ada, mengingat besarnya harapan masyarakat kepada ASN. Integritas, penghindaran penyalahgunaan wewenang, dan penegakan etika birokrasi menjadi poin penting yang disampaikan.

Jon Ifung mengapresiasi tinggi kepada seluruh ASN dan anggota Korpri atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah diberikan.

“Semoga kerja keras kita menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Malinau,” harapnya. (kominfo malinau)


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca