HUT Dewi Pulsa ke 67 Angkat Budaya Lokal dengan Semangat Inovasi

LESTARIKAN : Wakil Bupati Jakaria, seni dan budaya lokal seperti tarian tradisional, musik daerah, pakaian adat, hingga bahasa daerah adalah warisan leluhur yang harus terus dilestarikan. (foto: ist)

 

MALINAU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Wisata Pulau Sapi (Dewi Pulsa) ke-67 “Irau Raye Tufed Ne Bawang Teu Furu’ Sapi Luk ke 67”, mengangkat budaya lokal dengan semangat inovasi.

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jakaria, membuka perayaan HUT Dewi Pulsa yang digelar di Panggung Ulung Buayeh, Desa Wisata Pulau Sapi, Senin (23/6/2025).

Usia ke 67 tahun, bilang Wabup Jakaria, menjadi momen penting untuk introspeksi dan penetapan resolusi baru bagi pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemajuan desa.

Ditekankan, pentingnya memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal melalui semangat inovasi daerah.

Tema perayaan tahun ini sangat selaras dengan visi Kabupaten Malinau, yaitu terwujudnya Kabupaten Malinau yang maju, mandiri, dan sejahtera, berlandaskan nilai budaya dan kearifan lokal, didukung pemerintahan yang profesional,” ujar Wabup.

Menurutnya, bahwa seni dan budaya lokal seperti tarian tradisional, musik daerah, pakaian adat, hingga bahasa daerah adalah warisan leluhur yang harus terus dilestarikan.

Wabup mengapresiasi para pelaku seni, pemuda, dan komunitas adat yang terus menjaga semangat berkesenian di tengah arus modernisasi.

“Saya mendorong agar pemerintah desa terus mengembangkan potensi lokal seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM berbasis budaya. Generasi muda juga harus dilibatkan dalam pelestarian adat dan seni, agar tidak terputus dari akar budayanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hendry Fangiran, melaporkan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke 67 Desa Pulau Sapi yang akan berlangsung selama delapan hari hingga puncaknya pada 30 Juni 2025.

Kegiatan ini mencakup Irau Bawang dan pagelaran seni budaya, perlombaan rakyat, pelayanan sosial dan kesehatan gratis, hingga hiburan umum yang rencananya akan menghadirkan artis ibukota.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Malinau serta peninjauan dan penilaian masakan daerah dari tiap RT yang ikut serta dalam festival kuliner lokal. (kominfo malinau)


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca