KE NUNUKAN : Para peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) I Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang bertolak ke Kabupaten Nunukan, dipimpin Ketua LPTQ Malinau, Kamran Daik. (foto: ist)
NUNUKAN – Keberangkatan menuju Kabupaten Malinau yang dijadikan ‘panggung’ Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) I Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kafilah Malinau menempuh dua jalur, yakni jalur darat dan air dengan menggunakan speed reguler.
Bertolaknya para peserta ke wilayah tetangga itu, setelah dilepas Bupati Malinau Wempi W Mawa, Selasa (15/7/2025) pagi.
Rombongan kafilah Malinau akhirnya tiba dengan selamat di Kabupaten Nunukan. Kehadiran mereka untuk mengikuti ajang STQH yang resmi dibuka pada Rabu (16/7/2025) malam.
Para peserta dipimpin Ketua LPTQ Malinau, Kamran Daik, yang disambut Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan setibanya di lokasi.
keberangkatan rombongan kafilah dibagi 2 jalur mengingat kondisi fisik dan kenyamanan para peserta maupun official yang berbeda-beda.
“Yang tahan lewat darat, silakan lewat darat. Demikian juga bagi yang tahan lewat sungai dan laut, dipersilakan. Kita sesuaikan agar semua bisa berangkat dengan nyaman,” jelas Ketua LPTQ, Kamran Daik.
Total peserta dari Kafilah Malinau yang terdata dalam surat mandat sebanyak 93 orang, termasuk unsur pimpinan daerah.
Untuk rombongan yang melalui jalur air, sebagian besar adalah peserta, dengan jumlah sekitar 40 orang menggunakan speed reguler.
Sedangkan sisanya menempuh jalur darat, menggunakan bus yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau, sekaligus membawa seluruh perlengkapan peserta dan official.
Kehadiran kafilah Malinau ini menambah semarak persiapan pelaksanaan STQH I yang akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se Kaltara. Semangat dan kekompakan rombongan menjadi modal penting dalam menyongsong kompetisi religi tingkat provinsi ini. (kominfo malinau)
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
