Asisten III Kaltara Resmi Buka Lokakarya Rencana Kerja Tahunan Program SKALA 2025–2026

Tanjung Selor, Teropongkaltara.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi membuka Lokakarya Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Program SKALA Tahun 2025–2026 yang digelar di Hotel Luminor, Tanjung Selor, Kamis (15/05/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara, Pollymaart Sijabat, SKM., M.A.P., mewakili Gubernur Kaltara.

Lokakarya tersebut merupakan bagian dari kemitraan strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Program SKALA (Kemitraan Australia–Indonesia untuk Tata Kelola Pemerintahan yang Inklusif).

Program ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Pollymaart Sijabat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Kedutaan Besar Australia yang telah menetapkan Kaltara sebagai salah satu dari sembilan provinsi sasaran Program SKALA.

“Sejak diluncurkan pada Oktober 2023, Program SKALA telah memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan kemiskinan, mengatasi kesenjangan, dan memperluas akses bagi perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Kaltara tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai tindak lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang telah ditetapkan.

“Visi besar Kaltara adalah menjadi Beranda Depan NKRI yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan pada tahun 2045. Untuk mewujudkan visi tersebut, dibutuhkan upaya strategis dan kolaboratif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan yang dihadapi Kaltara, di antaranya. Rendahnya kualitas dan daya saing sumber daya manusia (IPM di bawah rata-rata nasional), Ketimpangan antarwilayah akibat kondisi geografis, Pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal, Ketahanan ekonomi yang rentan sebagai daerah perbatasan, Akses infrastruktur dasar yang belum merata, Serta perlunya peningkatan tata kelola pemerintahan.

Pollymaart menegaskan, Program SKALA telah memberikan dukungan teknis yang signifikan, seperti penyusunan regulasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), penguatan data sektoral, pengembangan kebijakan layanan dasar inklusif, hingga fasilitasi pembentukan forum masyarakat inklusif “Mentari Kaltara”.

“Program SKALA menjadi mitra penting dalam reformasi birokrasi, penguatan data satu pintu, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kerja sama bilateral ini dapat terus dilanjutkan. “Pemerintah Kaltara sangat membutuhkan keberlanjutan program ini agar pencapaian yang telah diraih dalam dua tahun terakhir dapat diperkuat dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Lokakarya ini turut dihadiri secara daring oleh perwakilan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Tim Leader Program SKALA, serta para pemangku kepentingan daerah, mulai dari kepala perangkat daerah, media, hingga organisasi masyarakat sipil.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Lokakarya Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Program SKALA 2025–2026 secara resmi saya buka,” pungkasnya.*

Wartawan: Selamat AL
Editor: Redaksi Teropongkaltara.com


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca