MALINAU, teropongkaltara.com — Kelangkaan BBM jenis solar di Kabupaten Malinau kalimantan Utara (Kaltara)berlangsung berhari-hari. Di tengah sulitnya pasokan, harga solar yang sebelumnya Rp14.500 per liter kini mencapai Rp16.500 per liter di tingkat penjual eceran.
Pertanyaannya, apakah pasokan atau kuota solar untuk Kabupaten Malinau sedang menemui jalan buntu? Mengapa kelangkaan terus terjadi hingga menyulitkan masyarakat memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari?
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait ketersediaan kuota, distribusi, serta pengawasan penyaluran BBM.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab kelangkaan dan langkah konkret untuk mengatasinya.*
Wartawan: Selamat.AL
