TANJUNG SELOR, teropongkaltara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) untuk mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha.
Hal tersebut dibahas dalam audiensi dan silaturahmi Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Kepala OJK Kaltim-Kaltara, Misran Pasaribu, di Ruang Pertemuan Gubernur Kaltara, Kamis (27/8/2026).
Sejumlah komoditas potensial daerah menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, di antaranya kelapa, cokelat, dan rumput laut. Selain itu, aspek pengelolaan limbah yang ramah lingkungan turut dibahas sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Gubernur Zainal mengatakan Pemprov Kaltara terus menggali potensi unggulan daerah agar dapat dikembangkan secara lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita terus menggali keunggulan daerah. Komoditas seperti kelapa, cokelat, dan rumput laut akan kita dorong agar sesuai dengan kebutuhan dan arah pembangunan daerah,” kata Zainal.
Menurut Zainal, pengembangan komoditas lokal perlu diikuti dengan penguatan ekosistem pembiayaan. Sebab, keterbatasan modal masih menjadi salah satu kendala bagi petani dan pelaku usaha dalam mengembangkan kegiatan ekonominya.
Karena itu, Pemprov Kaltara mendorong keterhubungan antara pelaku usaha dengan lembaga keuangan, penjamin, pasar, hingga perusahaan asuransi dalam sebuah ekosistem pembiayaan yang lebih terintegrasi.
“Komoditas yang punya potensi tetapi terkendala modal perlu kita hubungkan dengan pengusaha, lembaga keuangan, penjamin, pasar dan asuransi agar pembiayaannya lebih mudah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala OJK Kaltim-Kaltara, Misran Pasaribu, mengapresiasi kesempatan audiensi bersama Pemprov Kaltara. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara OJK dengan pemerintah daerah.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas waktu dan kesempatan menerima audiensi kami. Pertemuan ini penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara OJK dan Pemprov Kaltara,” ujarnya.
Melalui sinergi tersebut, Pemprov Kaltara berharap pengembangan komoditas unggulan daerah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan akses pembiayaan. Dengan demikian, produktivitas sektor usaha diharapkan meningkat dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.*(dkisp)
