TANJUNG SELOR, teropongkaltara.com – Sebanyak 25 ribu masker dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Bulungan sebagai upaya mencegah dampak kesehatan akibat polusi udara yang dipicu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan pembagian masker tersebut diawali dengan apel pada Rabu pagi, 2 September 2026, yang dipusatkan di Pasar Induk Tanjung Selor. Pembagian masker dilakukan secara masif dengan melibatkan 24 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di Kabupaten Bulungan.
Dalam pelaksanaannya, pembagian masker dilakukan di empat titik, yakni Pasar Induk Tanjung Selor, Tugu Cinta Damai, depan Kampus Universitas Kaltara (Unikal), serta Jalan Agatis Tanjung Selor, tepatnya di depan Kantor Gubernur Kalimantan Utara.
Penyerahan masker tersebut dilakukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bulungan yang dipimpin Darmansyah selaku Kepala Kesbangpol Kabupaten Bulungan.
Pembagian masker ini dilakukan menyusul kondisi udara di wilayah Kalimantan Utara dan sekitarnya yang dalam beberapa waktu terakhir diliputi kabut asap. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.
Kabut asap akibat karhutla tidak hanya dirasakan saat masyarakat beraktivitas di luar rumah, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas udara di lingkungan permukiman.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan teropongkaltara.com, sebanyak 25 ribu masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap dampak polusi udara.*
Wartawan: Arifin
Editor: Redaksi teropongkaltara.com
