Maylenty Wempi Buka Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Transformasi Posyandu

GARDA TERDEPAN : Maylenty Wempi, pertemuan hari ini merupakan langkah strategis kita bersama sebagai bentuk komitmen, untuk meningkatkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di desa. (foto: ist)

MALINAU – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau, Ny Maylenty Wempi, membuka Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) 2025 di ruang Aula Kantor PKK Malinau, Rabu (4/6/2025).

Maylenty mengapresiasi dan memberi penghormatan kepada seluruh narasumber serta para undangan yang hadir, termasuk kepala dinas terkait yang terlibat dalam pelayanan Standar Pelayanan Minimal (SPM), para Camat, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Kepala Puskesmas, serta seluruh kader Posyandu.

“Pertemuan hari ini merupakan langkah strategis kita bersama sebagai bentuk komitmen, untuk meningkatkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di desa,” tekannya.

Dijelaskan, bahwa Posyandu saat ini telah mengalami transformasi, dari sekadar tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak ,menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang lebih mandiri, terintegrasi, dan inovatif.

Hal ini sejalan dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa dengan enam bidang pelayanan, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya enam bidang pelayanan tersebut, Posyandu diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih komprehensif dan menyeluruh kepada masyarakat, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tambahnya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau untuk periode 2025–2030 ini, menegaskan pentingnya peran aktif dari seluruh pihak, terutama perangkat daerah yang membidangi enam SPM dalam mendukung pelaksanaan transformasi ini.

“Kami menyadari, bahwa keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor. Oleh karena itu, kami berharap para kepala OPD dapat terus berkolaborasi dan berkomunikasi secara intensif demi kemajuan bersama,” tandasnya. (kominfo malinau)


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca