Pengprov Fokus pada Pembenahan Organisasi dan Pembinaan Prestasi
MALINAU – Menjelang gelaran Open Tournament Bupati Malinau Cup (BMC) 2025, Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan komunikasi dan koordinasi intensif bersama jajaran pengurus cabang olahraga (cabor) Akuatik Kabupaten Malinau.
Pertemuan ini menjadi bentuk nyata motivasi dan dukungan dari Pengprov kepada panitia lokal, guna memastikan kesiapan pelaksanaan kejuaraan secara matang dan terorganisir.
Pertemuan dilaksanakan di Kayangan Cafe and Resto, beralamat di Jl. Swadaya, Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara(20/06/2025).
Agenda ini menjadi langkah awal dalam pembentukan panitia serta penyusunan teknis pelaksanaan kejuaraan yang direncanakan digelar pada bulan September 2025.
Pengprov Akuatik Kaltara diwakili oleh Ketua I Bidang Organisasi, SN. Montonglayuk, SH., MH, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi, Yanti Ningsih Nugroho, A.Md, dan Sekretaris Umum, Jane Justien, SE. Ketiganya hadir mewakili Ketua Umum Akuatik Kaltara, Dr. Bustan, SE, M.Si, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Provinsi (PJ Sekprov) Kalimantan Utara.
Dalam penyampaiannya, SN. Montonglayuk menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari konsolidasi awal untuk memastikan kesiapan teknis dan organisasi menjelang turnamen yang dinilai strategis ini.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa koordinasi awal ini berjalan lancar demi menyukseskan Bupati Malinau Cup. Ini juga menjadi momentum untuk membenahi dan menghidupkan kembali organisasi serta semangat cabor Akuatik yang sempat vakum dan tertinggal dalam beberapa tahun terakhir. Kami mendapat amanat langsung untuk membangun kembali fondasi organisasi yang lebih kuat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Yanti Ningsih Nugroho menambahkan bahwa pembenahan struktur organisasi harus dibarengi dengan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan demi menciptakan prestasi yang berdaya saing.
“Diperlukan kerja sama dan semangat saling merangkul antar pengurus, serta pembinaan yang berkelanjutan agar Akuatik Kaltara mampu bersaing di level regional hingga nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Jane Justien menekankan bahwa kejuaraan BMC 2025 juga akan menjadi ajang seleksi bagi bibit-bibit atlet potensial dari Malinau dan sekitarnya.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi menjadi tolak ukur sejauh mana kesiapan dan kualitas pembinaan yang telah dilakukan oleh cabor Akuatik di daerah,” ungkapnya.
Dengan sinergi yang solid antara Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengurus Cabang (Pengcab), diharapkan Akuatik Kaltara dapat kembali menunjukkan eksistensinya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga air di Bumi Benuanta.

Dukungan penuh dari berbagai pihak juga menjadi kekuatan tambahan dalam proses pembenahan ini, termasuk dari Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum, yang telah memberikan amanat langsung kepada jajaran pengurus cabor untuk terus mengembangkan Akuatik Kaltara.
“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas—bahwa cabor harus mengikuti jenjang kompetisi secara berjenjang dan terstruktur, mulai dari turnamen lokal, regional, hingga nasional. Keikutsertaan ini tidak hanya untuk membesarkan nama Provinsi Kalimantan Utara di berbagai event turnamen, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan atlet secara sistematis yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi,” tutup Montonglayuk.*
Wartawan: Selamat. AL
Editor: Redaksi teropongkaltara.com
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.