Banjir Kembali Melanda Sejumlah Wilayah di Provinsi Kaltara

MALINAU– Banjir kembali melanda beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Utara. Salah satu daerah yang terdampak adalah RT XIV Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau.

Sejak Sabtu (17/05/2025), ketinggian air di wilayah tersebut mengalami fluktuasi. Meski dikenal sebagai kawasan rendah yang rawan banjir, saat itu air belum sempat masuk ke dalam rumah warga.

Namun pada Senin malam, tepatnya pukul 01.44 WITA (dini hari Selasa), warga dikejutkan oleh luapan air yang datang secara tiba-tiba. Masing-masing warga pun bergegas memindahkan kendaraan mereka ke lokasi yang lebih tinggi dan tidak tergenang.

Malam itu hingga pagi hari, warga disibukkan dengan penyelamatan barang-barang rumah tangga. Kasur, kulkas, dan perabot lainnya diangkat dan disusun di atas meja agar tidak terendam air.

“Alhamdulillah, mulai Selasa sore sekitar pukul 16.00 WITA air mulai surut. Sekarang warga sibuk membersihkan endapan lumpur di dalam rumah dan halaman masing-masing. Tapi kami masih belum berani merapikan perabot karena khawatir terjadi banjir susulan,” ujar Siti, warga RT XIV yang rumahnya ikut terendam.

Diketahui, banjir di wilayah ini dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat curah hujan tinggi mengguyur daerah hulu seperti Sungai Malinau dan Sungai Mentarang. Bahkan, meskipun tidak terjadi hujan di lokasi terdampak, banjir tetap bisa terjadi akibat kiriman air dari hulu.

Kondisi semakin diperparah oleh pasangnya air laut di hilir, khususnya di aliran Sungai Sesayap. Fenomena ini, yang dikenal warga sebagai “air jadi”, menyebabkan permukaan sungai naik dan meluap ke permukiman.

RT XIV Desa Tanjung Lapang termasuk kawasan yang hampir setiap tahun terdampak banjir. Warga yang tinggal di wilayah pesisir diimbau untuk selalu waspada, mengingat curah hujan di bulan Mei ini tergolong tinggi dan tidak menentu.*

Wartawan: Selamat A.L
Editor: Redaksi Teropongkaltara.com


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca