Karnaval Budaya HUT ke-27 Malinau Tumpah Ruah, 25 Ribu Peserta Padati Jalanan Sepanjang 1,5 KM

MALINAU,teropongkaltara- – Antusiasme masyarakat Kabupaten Malinau mencetak sejarah baru dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau sekaligus pelaksanaan Irau ke-12. Karnaval Budaya yang digelar pada Sabtu (24/10) sukses menyedot perhatian dengan jumlah peserta yang membeludak hingga 25 ribu orang dari berbagai suku, etnis, dan kalangan pelajar.
Jumlah tersebut melampaui target awal panitia yang memperkirakan kehadiran 20 ribu orang. Ribuan warga tumpah ruah memadati rute karnaval yang mengambil titik start dari Stadion Utama Malinau dan berakhir (finish) di Padan Liu Burung, dengan menempuh jarak kurang lebih 1,5 kilometer.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, SE, MH, yang hadir langsung menyaksikan kemeriahan ini, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas solidaritas dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Setelah sekian lama agenda besar ini tidak terlaksana, kerinduan warga Malinau akan pesta budaya akhirnya terobati.
“Saya sangat bangga dan terharu melihat antusiasme masyarakat hari ini. Kehadiran 25 ribu peserta yang melampaui target panitia ini menunjukkan betapa kuatnya rasa cinta kita terhadap kekayaan budaya daerah. Karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan dan keharmonisan di Bumi Intimung,” ujar Bupati Wempi W. Mawa di sela-sela kegiatan.
Simbol Keberagaman dan Persatuan
Karnaval ini menjadi panggung unjuk kekayaan budaya yang melibatkan 11 Lembaga Adat dan 15 Paguyuban di Kabupaten Malinau, di samping partisipasi aktif dari para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Elin Robinson, salah satu peserta yang mewakili Lembaga Adat Dayak Kenyah, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam momen bersejarah ini. Nuansa kebersamaan yang kuat juga dirasakan oleh Ibu Nurjanah, peserta dari Paguyuban Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengapresiasi ruang yang diberikan bagi seluruh etnis Nusantara untuk tampil harmonis di Malinau.
Harapan Masyarakat untuk Masa Depan
Melihat kesuksesan dan tingginya partisipasi tahun ini, masyarakat menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Malinau agar agenda serupa dapat terus dipertahankan. Warga berharap karnaval budaya ini bisa diselenggarakan kembali pada tahun-tahun berikutnya dengan konsep yang jauh lebih meriah dan skala peserta yang lebih luas.*
Sumber/foto: Anwar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *