Kebakaran Melanda Ponpes Al-Khairat Malinau di Hari Santri, 3 Bangunan dan 2 Mobil Hangus

MALINAU, teropongkaltara.com – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Malinau tepat pada peringatan Hari Santri, Kamis (22/10/2026) pagi. Fasilitas Asrama Baru Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairat yang berlokasi di RT 02, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, luluh lantak dilalap si jago merah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Nuzul pada pukul 08.16 WITA. Petugas bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu dua menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Tjito Wijaya, S.T., M.Si., melalui Kepala Bidang Pemadam Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Rury Ahmad Sururie, S.E., M.Si., mengonfirmasi bahwa penanganan api membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.
“Petugas Damkar dari Sektor Induk, Utara, dan Barat bersama unsur terkait segera melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan total pada pukul 09.45 WITA, disusul dengan proses pendinginan,” ujar Rury dalam keterangan tertulisnya.
Kerusakan Material dan Korban
Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Berdasarkan data asesmen di lapangan, fasilitas yang hangus terbakar meliputi, 2 unit bangunan asrama santri, 1 unit kantor administrasi, 2 unit kendaraan minibus.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seorang santri dilaporkan mengalami luka ringan.
Identitas Korban bernama Sandi Yoga, kondisinya Mengalami luka sobek pada bagian tangan dan kaki akibat terkena pecahan kaca saat mencoba menyelamatkan diri.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
Dugaan awal dari petugas di lapangan mengarah pada korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Pengerahan Total 49 Petugas Gabungan
Untuk menjinakkan api yang cepat membesar, Damkar Malinau mengerahkan sedikitnya 40 personel penjinak api dan total 49 petugas gabungan dari berbagai instansi. Sebanyak 9 unit armada taktis diterjunkan ke lokasi, termasuk mobil pemadam dan suplai dari Sektor Induk, Utara, Barat, serta dukungan tangki air dari BPBD.
Aksi tanggap darurat ini juga dibantu oleh personel TNI, Polres Malinau, Polsek Malinau Kota, Satpol PP, petugas PLN, relawan RMPB, ORARI Lokal, hingga masyarakat sekitar yang bahu-membahu memadamkan api.
Peninjauan Pejabat Daerah dan Penyerahan Bantuan. Insiden ini memicu perhatian serius dari pemerintah daerah.
Saat proses pendinginan berlangsung, sejumlah pejabat teras Kabupaten Malinau langsung turun ke lokasi untuk meninjau situasi.
Tampak hadir Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., didampingi oleh Sekretaris Daerah Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., Asisten I , Waka Polres Malinau, dan Kepala Dinas Sosial.
Sebagai bentuk kepedulian cepat, Dinas Sosial Kabupaten Malinau langsung menyerahkan bantuan darurat kepada pimpinan Ponpes Al-Khairat, Ustadz Jakaria dan tampak pula ustazah Indah Sari Wahyuni, S.Pd.  Bantuan Tersebut guna meringankan beban para santri yang terdampak di hari bersejarah mereka.
Pihak Damkar juga menegaskan bahwa seluruh operasi penyelamatan dan pemadaman ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Pemukiman kini telah dinyatakan aman dan kondusif.*
Laporan: Anwar/redaksi teropongkaltara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *