BERKONTRIBUSI : Sekda Ernes, KKN adalah kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa dan turut serta dalam proses pembangunan. (foto: ist)
MALINAU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ernes Silvanus, meminta kepada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) Angkatan XXI Periode II Tahun Akademik 2024/2025, agar menjaga tata krama dan mengedukasi masyarakat serta membangun desa.
Pesan itu disampaikannya saat menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UBT di ruang Tebengang, Rabu (18/6/2025).
Sekda mengapresiasi dan terima kasih kepada pihak UBT atas kepercayaannya menjadikan Malinau sebagai lokasi KKN bagi ratusan mahasiswa.
Ernes menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, kecamatan dan desa dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah.
“KKN adalah kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa dan turut serta dalam proses pembangunan,” ujar Sekda.
Sekda juga menitipkan beberapa pesan kepada mahasiswa, yakni pentingnya menjaga komunikasi dengan perangkat desa dan kecamatan, menjaga etika serta menghormati adat dan budaya lokal.
Diingatkan, mahasiswa untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait pentingnya pendidikan, bahaya narkoba, dan pencegahan judi online.
Kabupaten Malinau yang terdiri dari 15 kecamatan dan 109 desa, menurutnya, memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk berinovasi.
Pemerintah daerah pun telah mengalokasikan dana desa, hingga dana RT sebesar Rp272 juta per RT untuk mendukung pembangunan berbasis komunitas.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBT, Sulidah, melaporkan total peserta KKN Angkatan XXI Periode II Tahun Akademik 2024/2025, mencapai 1.540 orang, dengan 499 di antaranya melaksanakan KKN di Kabupaten Malinau, tersebar di enam kecamatan.
Sulidah menegaskan, bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan juga pembelajaran langsung dalam kampus kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Malinau bersama UBT berharap, kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa, sekaligus wujud kontribusi nyata bagi pembangunan desa dan daerah. (kominfo malinau)
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
