MALINAU, Teropongkaltara.com – Wilayah RT XIV Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, kembali dilanda banjir pada Sabtu (17/05/2025). Kawasan ini memang dikenal sebagai daerah rendah yang rawan banjir dan menjadi langganan setiap musim hujan.
Yang menjadi perhatian tambahan, kawasan ini merupakan permukiman padat penduduk yang berada di sepanjang bantaran Sungai Lapang. Sungai tersebut kini juga menjadi habitat hewan liar seperti buaya. Hewan buas itu kerap terlihat muncul di perairan saat banjir, sehingga menambah kekhawatiran warga setempat.
Banjir di wilayah ini bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat curah hujan tinggi mengguyur daerah hulu sungai seperti Sungai Malinau dan Sungai Mentarang. Situasi ini diperparah dengan pasangnya air laut di hilir Sungai Sesayap yang menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.
Hampir setiap kali hujan deras turun, RT XIV Desa Tanjung Lapang menjadi salah satu kawasan yang terdampak. Warga yang bermukim di wilayah pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat ketinggian air terus mengalami peningkatan.
Meskipun tidak terjadi hujan di wilayah terdampak, banjir tetap bisa terjadi akibat melimpahnya debit air dari hulu. Luapan Sungai Sesayap yang meningkat secara tiba-tiba menyebabkan genangan air masuk ke rumah-rumah warga.*
Wartawan: Selamat A.L
Editor: Redaksi Teropongkaltara.com
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.