TANJUNG SELOR,teropongkaltara.com– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tidak harus dirayakan dengan kegiatan mewah dan anggaran besar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong momentum kemerdekaan diisi dengan kegiatan sederhana yang memperkuat kebersamaan, gotong royong, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., saat menghadiri sekaligus membuka Pekan Kemerdekaan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (15/8).
Kegiatan tersebut diisi berbagai perlombaan dan silaturahmi yang diikuti pengurus serta anggota DWP se-Kaltara. Gubernur Zainal mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, dan semangat gotong royong.
“Saya bangga karena kegiatan ini bukan soal siapa yang paling hebat atau menjadi juara. Yang terpenting adalah ibu-ibu DWP tetap kompak, solid, dan mau bergotong royong,” ujar Zainal.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut, kata Zainal, mengandung pesan penting mengenai upaya menjaga kedaulatan, menghadirkan keadilan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia mengimbau seluruh pihak agar euforia kemerdekaan dirayakan secara sederhana dengan tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Zainal juga mengingatkan agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan Pemprov Kaltara, termasuk rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-14 Provinsi Kaltara, digelar secara sederhana tanpa mengurangi makna dan kekhidmatannya.
“Anggaran untuk peringatan dapat kita prioritaskan membantu masyarakat atau untuk kegiatan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Benuanta,” tegasnya.
Selain mengedepankan efisiensi anggaran, Gubernur meminta setiap kegiatan di lingkungan Pemprov Kaltara turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam berbagai kegiatan pemerintah dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk lokal Kaltara.
“Terima kasih kepada pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi. Ini salah satu upaya untuk menggerakkan UMKM di Kaltara,” pungkasnya.
Pekan Kemerdekaan DWP Kaltara kemudian dilanjutkan dengan senam pagi bersama yang diikuti Gubernur Zainal, jajaran kepala perangkat daerah, pengurus DWP, serta peserta kegiatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.* (dkisp)
