TANJUNG SELOR – TEROPONGKALTARA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana melalui sosialisasi dan pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Kecamatan Tanjung Palas.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tanjung Palas, Rabu (4/11/2026), tersebut dihadiri Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Bulungan, Widi Kustanto, S.E.
Dalam kesempatan itu, Kilat menyampaikan apresiasi kepada BPBD Bulungan atas inisiatif pembentukan Destana sebagai langkah meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana.
Kilat mengingatkan bahwa Kabupaten Bulungan memiliki sejumlah potensi ancaman bencana yang perlu diantisipasi, mulai dari banjir, tanah longsor, angin kencang, kebakaran permukiman, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Beberapa potensi bencana yang perlu menjadi perhatian kita antara lain banjir, tanah longsor, angin kencang, kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai kejadian lain yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, penanggulangan bencana tidak boleh hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi. Upaya tersebut harus dimulai sejak dini melalui pencegahan, pengurangan risiko, peningkatan kesiapsiagaan, serta pembentukan budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
Karena itu, keberadaan Destana dinilai penting sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat agar mampu mengenali potensi ancaman, memahami kerentanan wilayah, serta mengidentifikasi sumber daya yang tersedia untuk menghadapi bencana.
Melalui pembentukan Destana, masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah-langkah antisipasi dan pengurangan risiko bencana secara mandiri sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Pemkab Bulungan berharap penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa dan kelurahan dapat menjadi bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tanggap, terencana, dan berkelanjutan.*
Sumber: dkisp Bulungan
