Tanjung Selor, teropongkaltara.com – Kehadiran Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain meningkatkan kualitas pendidikan, sekolah berasrama tersebut juga diyakini mampu membuka peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan sektor jasa dan perdagangan di sekitar kawasan sekolah.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat menerima audiensi perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama jajaran SMA Unggul Garuda Bulungan di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (10/7).
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Denny menegaskan agar kebutuhan operasional sekolah di luar kegiatan akademik mengutamakan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Saya sudah sampaikan langsung kepada Bu Euline, untuk tenaga kerja seperti petugas kebersihan, sekuriti hingga layanan laundry, semuanya harus memberdayakan masyarakat lokal. Kami ingin masyarakat Kaltara ikut merasakan manfaat dari kehadiran sekolah ini,” tegasnya.
Menurut Denny, konsep sekolah berasrama (boarding school) akan menciptakan aktivitas ekonomi baru. Setiap tahun diperkirakan akan terjadi peningkatan kunjungan orang tua siswa, baik saat penerimaan peserta didik baru maupun kegiatan wisuda.
Kondisi tersebut diyakini akan mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap penginapan, transportasi, kuliner, hingga berbagai produk dan jasa lokal di sekitar kawasan sekolah.
Melihat potensi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berencana melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pelaku UMKM agar dapat menangkap peluang ekonomi yang muncul, termasuk dalam penyediaan guest house, fasilitas pendukung, hingga ruang promosi bagi produk-produk lokal.
“Ini merupakan peluang bisnis yang sangat baik dan akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi Kalimantan Utara. Ke depan akan kita diskusikan lebih lanjut, termasuk keterlibatan BUMD. Yang terpenting, kehadiran SMA Unggul Garuda harus membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Denny.
Pemprov Kaltara berharap kehadiran SMA Unggul Garuda Bulungan tidak hanya menjadi pusat pendidikan unggulan, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Bumi Benuanta.* (adv/dkisp)
