Tanjung Selor, teropongkaltara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat penyusunan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2027 melalui rapat koordinasi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (1/7).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., sebagai tindak lanjut atas Surat Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Nomor T-11492/D.02/PP.04.02/06/2026 tanggal 19 Juni 2026 tentang Kebijakan Dana Alokasi Khusus Tahun 2027.
Dalam arahannya, Sekda Denny menegaskan seluruh perangkat daerah harus memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memastikan seluruh usulan DAK fisik maupun nonfisik telah diinput melalui Sistem KRISNA sebelum batas akhir pada 10 Juli 2026.
“Batas waktu dari tanggal 17 Juni sampai 10 Juli 2026. Kita harus memastikan usulan DAK fisik maupun nonfisik sudah disampaikan melalui Sistem KRISNA,” ujarnya.
Menurut Denny, alokasi DAK yang diperebutkan pemerintah daerah di seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp5 triliun. Oleh karena itu, Kaltara harus bergerak cepat dan proaktif agar memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kaltara tidak boleh diam saja. Karena itu, kita lakukan koordinasi agar peluang tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Ia menegaskan akan kembali melakukan evaluasi pada 10 Juli untuk memastikan seluruh usulan telah selesai diinput. Apabila masih terdapat perangkat daerah yang belum menyampaikan usulannya, hal tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur Kaltara.
Selain memastikan kelengkapan usulan, Pemprov Kaltara juga akan mengawal proposal DAK hingga ke kementerian terkait agar peluang memperoleh persetujuan semakin besar.
Denny mengingatkan setiap OPD agar tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga aktif memanfaatkan berbagai sumber pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk DAK fisik maupun nonfisik, guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Saya berharap dana DAK bisa masuk dan bermanfaat bagi Kaltara, karena ini sangat kita butuhkan,” tegasnya.
Di akhir rapat, Denny mengapresiasi antusiasme seluruh kepala OPD yang hadir dan aktif memberikan masukan dalam penyusunan usulan DAK Tahun 2027. Ia berharap koordinasi yang terus dilakukan mampu menghasilkan proposal yang berkualitas sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Utara.* (adv/dkisp)
