MALINAU, teropongkaltara.com— Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, S.E., meninjau pelaksanaan Program Penimbangan Serentak di Posyandu Teratai, Desa Salap, Kecamatan Malinau Utara, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pemantauan tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting sejak dini.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta sejumlah perwakilan perangkat daerah, meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan, DP3AS, serta Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan.
Dalam sambutannya, Wempi menegaskan bahwa Gerakan Penimbangan Serentak menjadi langkah penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala. Melalui pelayanan Posyandu yang berkelanjutan, potensi gangguan pertumbuhan dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Ia juga mengajak para orang tua, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif memastikan anak-anak memperoleh pelayanan kesehatan secara rutin.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak maupun lansia bukan semata-mata tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama.
Selain meninjau pelayanan Posyandu, Bupati juga mengunjungi kegiatan pendidikan di sekolah setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya kemampuan membaca, pembentukan karakter, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam proses belajar.
Wempi berharap pemerintah desa, pihak sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua dapat membangun kolaborasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sekaligus mendukung perkembangan dan potensi setiap anak.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa.*
Sumber: PROKOMPIM MALINAU
Foto: Noor Halik
