Hendro, Tokoh Masyarakat RT 14 Bantu Warga Terdampak Banjir

TeropongKaltara.com, MALINAU – Hendro, seorang tokoh masyarakat yang dikenal luas di kawasan RT 14 Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), bergerak cepat membantu warga terdampak banjir, Rabu (15/1/2025).

Pemberian/penyerahan bantuan sosial berupa sembako yang diperuntukkan bagi warga terdampak itu, tanpa membawa embel-embel pencalonan apapun atau terkait politik.

MENUMPUK : Sejumlah sembako bantuan secara pribadi dari keluarga Haji Hendro, menumpuk di lantai Pos RT14 Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau. (foto: selamat)

Bapak haji ini bersama istrinya menyalurkan bantuan berupa paket sembako untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir berhari-hari.

“Bantuan ini berupa 50 karung beras masing-masing 10 kilogram. 50 dus mi instan, dan 50 piring telur,” ujar Hendro, kepada TeropongKaltara.com.

Hendro dan keluarga enggan aksinya itu terlalu dibesar-besarkan.

“Silakan diberitakan, tapi jangan terlalu dilebih-lebihkan,” pintanya santun.

GENANGAN BANJIR : Tampak genangan banjir merendam dalam rumah salah seorang warga di RT 14 Desa Tanjung Lapang. (foto: selamat)

“Bantuan ini murni dari pribadi Haji Hendro. Barang yang disalurkan berupa beras 50 karung, mi instan 50 dus, dan telur 50 piring,” jelas Ketua RT 14, Berahim, saat ditemui di Pos RT 14.

Hendro merupakan figur yang dekat dengan warga setempat. Selain dikenal sebagai pengusaha perbengkelan yang sukses, dia juga aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid setempat.

Kepeduliannya kerap diwujudkan melalui pemberian bantuan sembako, terutama untuk lansia, janda lanjut usia dan warga kurang mampu di sekitar RT 14.

“Saya memahami betapa sulitnya situasi ini bagi warga. Banjir tahunan seperti ini kembali membawa kesulitan, terutama bagi mereka yang berjuang mencari nafkah,” katanya.

Banjir yang melanda selama dua hari berturut-turut ini meninggalkan dampak signifikan, seperti lumpur yang mengendap di rumah warga serta perabotan yang rusak. Meski bantuan terus berdatangan, sejumlah warga masih mengeluhkan minimnya dukungan yang diterima.

Hingga berita ini diturunkan, warga RT 14 terus bergotong-royong membersihkan rumah dan memulihkan kondisi pasca bencana dan belum ada sumbangsih dari pihak lain, termasuk mereka yang terpilih dan duduk di kursi “empuk”.***

Wartawan: Selamat AL

Editor: Suryo


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca