BNNP Kaltara Ajak Masyarakat Jadi Duta Anti Narkoba, Brigjen Pol Abdul Hasyim Tekankan Perlindungan Generasi Muda

TARAKAN,teropongkaltara.com – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, Brigjen Pol. Abdul Hasyim, S.H., M.Si., dengan tokoh olahraga sekaligus pembina generasi muda Kaltara, S.N. Montonglayuk, S.H., M.H., di Kantor BNNP Kaltara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya membangun gerakan bersama melalui ajakan kepada masyarakat untuk menjadi Duta Anti Narkoba demi melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol. Abdul Hasyim, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada BNN. Diperlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, tenaga pendidik, pelatih olahraga, tokoh adat, hingga komunitas kepemudaan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk menjadi duta anti narkoba. Pelatih, guru, orang tua, atlet, tokoh adat, dan tokoh pemuda memiliki peran penting. Satu orang yang berhasil kita selamatkan dari narkoba berarti kita turut menyelamatkan masa depan bangsa. Karena itu, mari bentengi anak-anak kita sejak dini,” tegasnya.

Sementara itu, S.N. Montonglayuk menyampaikan komitmennya untuk turut mengambil bagian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya melalui pembinaan generasi muda di bidang olahraga.

Edukasi tersebut akan didorong melalui komunitas dan klub olahraga yang dibinanya, di antaranya Klub ANZENA Cabang Olahraga Akuatik dan Gojukai Kaltara. Kegiatan olahraga diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi, tetapi juga sarana membangun karakter serta menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang bahaya narkoba.

Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkotika perlu diberikan sejak dini, termasuk mengenali berbagai modus peredaran dan pendekatan yang dapat menyasar anak-anak serta kalangan remaja.

Penyalahgunaan narkotika tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga berpotensi merusak pendidikan, prestasi, masa depan, dan kehidupan sosial generasi muda.

Melalui pertemuan tersebut, BNNP Kaltara juga membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, klub olahraga, lembaga pendidikan, serta berbagai organisasi masyarakat yang ingin terlibat dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Gerakan ini diharapkan dapat berkembang menjadi kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

“Tolak Narkoba, Raih Prestasi” menjadi pesan yang perlu digaungkan dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat latihan olahraga, hingga seluruh ruang kehidupan masyarakat.

Dengan keterlibatan semua pihak, generasi muda Kalimantan Utara diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan terbebas dari ancaman narkotika.*(SN.M)

Redaksi: teropongkaltara.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *