Gubernur Dukung Penuh Eksplorasi Migas PHI di Mangkupadi dan Maratua

TANJUNG SELOR,teropongkaltara.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mendukung investasi sektor energi kembali ditegaskan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi jajaran PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 10 di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemaparan program kerja jajaran manajemen baru PHI terkait rencana eksplorasi migas di wilayah Kalimantan Utara, termasuk pengeboran di kawasan Mangkupadi dan Wilayah Kerja Maratua.

Dalam audiensi itu, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas langkah PHI yang terus mendorong pengembangan sektor hulu migas di Kaltara. Menurutnya, investasi di sektor energi memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang pembangunan infrastruktur strategis.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada teman-teman PHI untuk pelaksanaan kegiatan di Mangkupadi. Hal-hal yang berhubungan dengan administrasi akan kami dukung sepenuhnya,” ujar Gubernur Zainal.

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap bersinergi guna memastikan kelancaran proses investasi dan operasional perusahaan, termasuk dukungan terhadap kebutuhan administrasi dan koordinasi lintas sektor.

Tak hanya itu, Gubernur juga berharap kehadiran PHI dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya dalam peningkatan konektivitas menuju kawasan industri strategis Tanah Kuning.

“Kami berharap dukungan CSR untuk perbaikan akses jalan ke Tanah Kuning agar bisa terealisasi tahun ini. Selain itu, kami juga berharap bantuan pembangunan Pertashop agar masyarakat lebih cepat menikmati layanan energi,” katanya.

Menurut Zainal, penguatan infrastruktur jalan dan layanan energi akan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan industri dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah utara Kalimantan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyinggung potensi migas di wilayah perbatasan Ambalat.

Ia berharap pengelolaan sumber daya alam tersebut dapat dilakukan secara optimal dan memberikan manfaat besar bagi daerah maupun negara.

Sementara itu, General Manager PHI Regional 3 Zona 10, Dharmapala, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi migas di Kalimantan Utara melalui berbagai program eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja.

“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan kegiatan utama Zona 10 tahun ini dan beberapa tahun ke depan, termasuk pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua,” ungkap Dharmapala.

Ia menjelaskan, salah satu agenda utama PHI tahun ini adalah pelaksanaan pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua yang dikelola oleh PHE Lepas Pantai Bunyu.

Untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan, PHI juga berharap adanya dukungan pemerintah daerah dalam proses mobilisasi rig dan peralatan, termasuk penyediaan data infrastruktur seperti jembatan guna mendukung mitigasi teknis sejak awal kegiatan.

Audiensi tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan industri migas dalam mendorong investasi, pengembangan energi, serta percepatan pembangunan di Bumi Benuanta. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, diharapkan kegiatan eksplorasi migas di Kaltara dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.(dkisp)


Eksplorasi konten lain dari

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca